Tips Merawat Tanaman Hias (Indoor) dalam Ruangan

Majalah-bunga.com – Tanaman hias tentu mempercantik ruangan dan membawa pesona segar ke dalamnya. Oleh karena itu, tanaman hias sangat cocok untuk penggunaan dalam ruangan karena populer dan banyak diperdagangkan. Memiliki tanaman hias sendiri membutuhkan perawatan dan perhatian khusus.

Tidak seperti tanaman lain, tanaman hias hampir sepenuhnya bergantung pada kesabaran pemiliknya dalam hal perawatan dasar seperti air dan sinar matahari. Tanaman hias khususnya dapat membantu meningkatkan mood  saat berada di rumah sepanjang hari dan Berikut ini adalah beberapa tips untuk menjaga tanaman hias agar tetap segar dan hijau sempurna.

Beberapa Tips Merawat Tanaman Hias dalam Ruangan

  • Alirkan Suhu dan Udara yang Bagus dan Tepat

Tips pertama untuk merawat tanaman hias adalah memastikan mereka mendapatkan suhu yang tepat dan aliran udara yang baik. Hаmріr semua tanaman hias mеmbutuhkаn ѕuhu mіnіmum 55ºF untuk bеrtаhаn hіduр. Jauhkan tanaman dаrі daerah bеrаngіn di muѕіm dingin. Untuk tanaman hias, semakin hangat cuacanya, semakin baik.

Sirkulasi udara juga sangat penting untuk menjaga tanaman hias tetap sehat. Ini dapat dengan mudah dicapai dengan menjalankan kipas angin di rumah Anda untuk mengalirkan udara. Di sisi lain, udara yang kurang bagus dapat menyebabkan banyak penyakit pada tanaman hias. Lap daun tanaman hias dengan kain dari waktu ke waktu untuk mencegah lapisan endapan putih dan debu yang dapat mempengaruhi kesehatan Anda.

Jika tanaman berada di lokasi yang cerah, penting untuk dirawat secara teratur  untuk memastikan pertumbuhan yang merata. Jika Anda membayangkan “wajah” tanaman menghadap sumber cahaya utama, putar tanaman seperempat putaran setiap minggu untuk memastikan pertumbuhan yang merata.

  • Perhatikan Pencahayaan

Tips kedua untuk merawat tanaman hias adalah dengan memperhatikan pencahayaan. Cahaya sama pentingnya dengan air bagi tanaman. Sеmuа tаnаmаn mеmbutuhkаn саhауа untuk mеlаkukаn рrоѕеѕ biologis yang dіреrlukаn.

Semua tanaman hias membutuhkan cahaya untuk tumbuh, tetapi beberapa tanaman membutuhkan jauh lebih sedikit cahaya daripada yang lain. Ingat habitat aslinya dan bayangkan semak-semak gelap tempat tumbuhnya tanaman ini. Karena tanaman hias menerima cahaya yang disaring tetapi terus berkembang.

Tanaman hias biasanya membutuhkan cahaya yang kuat (6 jam atau lebih per hari), cahaya sedang (4-6 jam per hari), atau cahaya rendah (kurang dari 3 jam per hari). Tanaman hias juga membutuhkan cahaya terang atau langsung (sinar matahari dari jendela yang menghadap ke selatan), atau cahaya tidak langsung atau terfilter (sinar matahari melalui tirai atau cahaya dari bola lampu).

  • Waktu Pemupukan

Tips ketiga untuk merawat tanaman hias adalah melakukan pemupukan di waktu yang tepat. Tanaman hias perlu fotosintesis untuk memproses gula yang mereka butuhkan untuk bertahan hidup, tetapi mereka juga membutuhkan bentuk makanan yang lebih langsung untuk melakukan proses pertumbuhan.

Pemupukan tanaman hias Anda akan membuat mereka tetap sehat, segar dan sehat. Mаkаnаn іnі dараt ditambahkan langsung mеlаluі рuрuk yang lаrut dаlаm аіr. Terapkan pupuk granular sekali setiap beberapa bulan, dan pupuk yang larut dalam air setiap dua minggu sekali.

  • Gunakan Media Tanam yang Tepat

Tips merawat tanaman hias yang keempat adalah memilih media tanam yang tepat. Selain itu, Anda juga harus memilih pot yang cocok untuk menanam tanaman hias ini. Jaga agar tanah di dalam pot juga lembab. Penting untuk memastikan bahwa tanah tidak terlalu basah atau terlalu kering, dan wajib ada lubang drainase di bagian bawah pot bunga.

  • Perhatikan Asupan Air

Tips merawat tanaman hias yang kelima adalah dengan selalu memperhatikan asupan air. Menilai kebutuhan air tanaman hias dapat dilakukan dengan pengujian berat. Ambil wadah tanaman dan periksa beratnya. Semakin ringan tanaman, semakin banyak air yang dibutuhkan. Tetapi juga perlu diingat bahwa sebagian besar tanaman hias lebih menyukai kondisi yang sedikit kering daripada air yang terendam.

Tanaman hias bisa disiram sekali atau dua kali seminggu, tergantung kebutuhan tanaman. Siram tanaman hias secara perlahan hingga air meresap dan keluar dari pot drainase. Ini adalah tanda bahwa tanaman hias harus mendapatkan cukup air. Anda juga dapat membeli botol semprotan air untuk membasahi daun tanaman hias sesekali di siang hari agar tanaman tetap segar.

  • Atur Kelembapan Ruangan

Tips keenam cara merawat tanaman hias adalah Mengatur kelembapan ruangan yangmerupakan cara yang sangat penting untuk merawat tanaman hias dalam ruangan. Tanaman hias tumbuh di kamar dengan kelembaban sedang. Namun, jika kelembaban turun di ruangan ber-AC, tanaman hias akan lebih rentan layu dan mengering.

Beberapa tanaman hias dalam ruangan, seperti lidah mertua, sirih gading dan bonsai beringin, toleran terhadap kondisi ruangan yang kering. Namun, ada banyak tanaman hias yang hanya tumbuh pada kelembaban ideal 22-25 derajat Celcius.

Untuk mengecohnya, isi wadah dengan air dan letakkan di dekat tanaman hias. Atau tempatkan tanaman hias lebih dekat. Sebagai alternatif, letakkan pot bunga di atas wadah kerikil, pasir, dan air agar tetap lembab.

  • Pangkas agar tampilannya tetap rapi

Tanaman hias yang tumbuh terlalu tinggi dan terlalu lebat tidak enak dipandang mata. Ini membutuhkan pemangkasan rutin agar tanaman hias dalam ruangan tidak mengganggu lanskap dan aktivitas pemilik rumah.

Bagian tanaman hias yang dipangkas harus yang memungkinkan pertumbuhan terkendali, seperti ranting, batang, dan daun. Pemangkasan juga baik untuk kesehatan tanaman hias dalam ruangan, membuang bagian tanaman yang terkena hama dan mencegahnya menyebar ke bagian tanaman lainnya.

Apa Perbedaan antara Tanaman Hias dan Rumput  Hias?

  1. Tanaman Hias

Tanaman hias adalah tanaman yang ditanam untuk keperluan dekoratif di kebun dan di dalam rumah. Sebagian besar Tanaman Hias adalah tanaman berbunga, dan varietas taman cenderung merupakan kultivar yang dibiakkan secara khusus yang meningkatkan spesies asli dalam kualitas seperti warna, bentuk, aroma, dan mekar yang tahan lama. Ada banyak contoh tanaman hias halus yang dapat memberikan ketinggian, privasi, dan keindahan untuk taman apa pun.

Umumnya tanaman taman hias ditanam untuk menampilkan fitur estetika termasuk: bunga, daun, aroma, tekstur dedaunan keseluruhan, buah, batang dan kulit kayu, dan bentuk estetika.  Dalam beberapa kasus, fitur yang tidak biasa dapat dianggap menarik, seperti duri rosa sericea dan kaktus yang menonjol.

  1. Rumput Hias

Rumput hias dan tanaman hias hampir sama sifatnya karena dihargai di lanskap rumah karena sifat tahan bantingnya, kemudahan perawatan, penampilan yang dramatis, dan berbagai macam warna, tekstur, dan ukuran yang tersedia.

Banyak rumput hias adalah rumput sejati (Poaceae), namun beberapa keluarga tanaman mirip rumput lainnya biasanya dipasarkan sebagai rumput hias. Ini termasuk sedges (Cyperaceae), rushes (Juncaceae), restios (Restionaceae), dan kucing-ekor (Typhaceae).

Semuanya adalah monokotil, biasanya dengan daun sempit dan vena paralel. Sebagian besar adalah tanaman keras herba, meskipun banyak yang selalu hijau dan beberapa mengembangkan jaringan kayu. Rumput hias sangat populer di banyak negara. Mereka membawa bentuk linier yang mencolok, tekstur, warna, gerakan, dan suara ke taman sepanjang tahun.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *